Samsung Masih Tidak Mengakui Galaxy Note 7 Produk Berbahaya?

Peristiwa penarikan Samsung Galaxy Note 7 menjadi perbincangan hangat dikalangan gadget mania. Recall besar – besaran yang konon memakan biaya mencapai miliaran menjadi sorotan para pengamat gadget. Peristiwa demi peristiwa  ledakan ponsel Galaxy Note 7 terjadi, dan pihak Samsung telah melakukan pengantian produk dan membujuk para pembeli yang telah terlanjur mendapatkan Galaxy Note 7 sebelumnya untuk menukarkan kembali dengan Galaxy Note 7 yang baru.

Samsung Masih Tidak Mengakui Galaxy Note 7 Produk Berbahaya?
Sebenarnya pihak Samsung telah menyampaikan permohonan maaf kepada publik akan produk Galaxy Note 7 yang sangat membahayakan keselamatan pelanggan. Namun Samsung masih ngotot melakukan pembaharuan dan penggantian produk Galaxy Note 7. Padahal ponsel tersebut telah melukai beberapa orang yang memilikinya. Bahkan belum lama ini melukai seseorang karena Galaxy Note 7 meledak di saku  celananya. Beruntung tindakan cepat dilakukan sehingga tidak sempat melukai organ vitalnya.

Masih di Amerika, Samsung Galaxy Note 7 belum lama juga meledak di depan kantor polisi ST Lucie Florida Amerika. Kejadian yang berulang dan sering terjadi ini tentu sangat mengganggu keselamatan konsumen sendiri. Hal ini sangat disesalkan oleh pihak kepolisan setempat.

Pihak FAA Amerika Serikat juga melarang Galaxy Note 7 untuk dibawa saat penerbangan. Kekawatiran ini memang beralasan mengingat sudah banyak korban dari ledakan Galaxy Note 7. Bahkan ada konsumen yang menuntut pihak Samsung ke pengadilan karena Galaxy Note 7 miliknya meledak dan melukai tubuhnya.

Analis teknologi Rob Enderle berpendapat jika Samsung seharusnya "mematikan" Galaxy Note 7 dan mulai berkonsentrasi membuat ponsel lain. Adanya serangkaian peristiwa tersebut akan membuat kepercayaan masyarakat turun.

Galaxy Note 7 terbilang menjadi produk yang sukses menggagalkan kredibilitas dan nama besar Samsung. Keruggian miliaran juga menghantui perusahaan ini.  Untuk menutupi kerugian yang makin besar tersebut, Samsung terus melakukan recall dan penggantian dengan Galaxy Note 7 yang baru. Kemungkinan alasan inilah yang membuat Samsung tidak menghentikan produksi Note 7.

Jatuhnya salah satu produk Samsung ini memang menjadi moment yang bisa dimanfaatkan oleh vendor lain untuk meluncurkan smartphone di kelas high-end. Seperti Apple yang telah sukses meluncurkan iPhone 7 dimana di beberapa toko telah ludes terjual. LG V20 Smartphone dengan Os Nougat juga memiliki kesempatan untuk mengisi deretan ponsel kelas high-end. Dengan spesifikasi gahar, LG V20 menjadi smartphone yang dapat menggantikan kedudukan Galaxy Note 7.

0 Komentar untuk "Samsung Masih Tidak Mengakui Galaxy Note 7 Produk Berbahaya?"

Terima kasih sudah berkunjung, silahkan meninggalkan komentar yang sopan, Copy paste harap disertai link sumber.