Google Maps Tercermari Rasisme Terselubung

Kemajuan teknologi sering di ikuti dengan adanya penyimpangan yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Entah apa itu motifnya, penyimpangan di dunia internet tentu akan sangat menganggu dan merugikan pihak - pihak tertentu.

Belum lama ini beredar di dunia maya adanya unsur rasis yang ditujukan pihak tertentu. Hal ini sangat disayangkan mengingat banyak pihak yang terus berjuang menghilangkan rasisme di dunia.

Rasisme tersebut disematkan ke dalam Google Maps. Meskipun teknologi yang dimiliki Google terbilang canggih, tetapi beberapa pihak yang tidak bertangung jawab dapat mengacaukannya dengan ejekan di fitur pencarian Google Map.

Seperti di kutip dari Kompas Tekno, ejekan tersembunyi di Search Google Map tersebut berbau rasis. Ejekan ini di tujukan pada Gedung  Putih. Ejekan itu akan muncul jika dalam  kolom pencarian kita mengetikan n*****king. Setelah mengetik kata tersebut, Google Map akan menampilkan lokasi Gedung Putih di Washington D.C, AS.  

Kata n***** yang sengaja disensor ini mengacu pada sebutan diskriminatif untuk kaum kulit hitam yang ada di Afrika-Amerika.

Tentu ejekan ini tak lain ditujukan kepada Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, presiden kulit hitam pertama yang berkantor di Gedung Putih.

Sebenarnya pihak Google telah menyadari akan ejekan tersembunyi tersebut.

Pihak Google pun telah memberikan pernyataan minta maaf kepada pihak - pihak yang mungkin tersinggung melalui juru bicara Google, sambil pihaknya akan bakal segera menghilangkan kalimat bernada rasis pada fitur search di Google Map.

Setelah diketahui oleh pihak Google, pencarian kata kunci n***** king sudah tidak menampilkan lokasi Gedung Putih lagi. Tetapi masih ada kata kunci lain lagi yang masih menunjukkan hasil dari pencarian serupa dengan kata kunci berbunyi n**** house.

Masih belum jelas bagaimana hinaan berbau rasis tersebut dapat terselip di Google Map. Diduga dengan adanya pengguna yang menyisipkan dengan menggunakan fitur Map Maker dimana fitur ini memang terbuka untuk para pengguna Google Maps. 

Fitur Map Maker diketahui seringkali dipakai dalam aksi vandalisme. Seperti beberapa waktu yang lalu, dimana sebagian peta di Pakistan sengaja diubah oleh orang yang tak bertanggung jawab sehingga menampilkan gambar sebuah robot Android yang mengencingi logo Apple.

Karena banyaknya penyalahgunaan dalam Google Maps, akhirnya Google memberhentikan fasilitas Map Maker pada bulan ini.

0 Komentar untuk "Google Maps Tercermari Rasisme Terselubung"

Terima kasih sudah berkunjung, silahkan meninggalkan komentar yang sopan, Copy paste harap disertai link sumber.